DUNIA PERIKLANAN

DUNIA PERIKLANAN
Periklanan

Selasa, 29 November 2011

Komunikasi

 Istilah komunikasi berasal dari bahasa inggris yaitu comumunication, dari bahasa latin communicatus yang mempunyai arti sebagai atau menjadi milik bersama, komunikasi diartikan sebagai proses sharing diantara pihak-pihak yang melakukan aktivitas komunikasi tersebut.


Menurut Lexicographer
(ahli kamus bahasa) komunika;si adalah upaya yang bertujuan berbagi untuk mencapai kebersamaan. jika dua orang berkomunikasi maka pemahaman yang sama terhadap pesan yang saling dipertukarkan adalah tujuan yang di inginkan oleh keduanya.



Webster's Collegiate Dictionary
edisi tahun 1977 menjelaskan bahwa komunikasi adalah suatu proses pertukaran informasi  di antara individu melalui sistem lambang-lambang, tanda-tanda atau tingkah laku.


Ilmu komunikasi sebagai ilmu pengetahuan sosial yang bersifat multidisipliner, kajian komunikasi, sehingga defininisi dan pengertian komunikasi menjadi semakin banyak dan beragam. masing-masing mempunyai penekanan arti, cakupan, konteks yang berbea satu sama lain, tetapi pada dasarnya saling melengkapi dan menyempurnakan makna komunikasi sejalan dengan perkembangan ilmu komunikasi.


Menurut Frank E.X.
Dance dalam bukunya Human Communication Theory terdapat 126 definisi tentang komunikasi yang diberikan oleh beberapa ahli dan dalam buku Sasa Djuarsa Sendjaja pengantar ilmu komunikasi di jabarkan tujuh buah definisi yang dapat mewakili sudut pandang dan konteks pengertian ilmu komunikasi. Definisi-definisi tersebut adalah :


Komunikasi adalah suatu proses melalui mana seseorang(komunikator) menyampaikan stimulus(biasanya dalam bentuk kata-kata) dengan tujuan mengubah atau membentuk prilaku orang lainnya(khalayak0.


Hovlan Janis & Kelley:1953
komunikasi adalah proses penyampaian informasi, gagasan, emosi dan lain-lain.
melalui menggunkan simbol-simbol sepeti kata-kata, gambar-gambar, angka-angka,dan lain-lain.


Belerson dan Stainer 1964
komunikasi pada dasarnya merupakan suatu proses yang menjelaskan siapa, mengatakan apa, dengan saluran apa, kepada siapa, dengan akibat atau hasil apa?


Lasswell 1960
komunikasi adalah suatu proses yang embuat sesuatu dari yang semula dimiliki oleh seseorang (monopoli seseorang) menjadi milik oleh dua orang atau lebih.


Gode 1959
komunikasi tumbul didorong oleh kebutuhan-kebutuhan untuk mengurangi rasa ketidakpastian, bertindak secara efektif, mempertahankan atau memperkuat ego.


Barnlund 1964
komunikasi adalah suatu proses yang menghubungkan satu bagian dengan bagian lainnya dalam kehidupan.


Ruesch 1957
komunikasi adalah seluruh prosedur melalui mana pikiran seseorang dapat mempengaruhi pikiran orang lain.


Definisi komunikasi secara umum
suatu proses pembentukan, penyampaian,penerimaan dan pengolahan pesan yang terjadi didalam diri seseorang dan atau diantara dua atau lebih dengan tujuan tertentu.
Definisi tersebut memberikan beberapa pengertian pokok yaitu komunikasi adalah suatu proses mengenai pembentukan, penyampaian, penerimaan, dan pengolahan pesan.


Ada dua bentuk komunikasi yang lazim digunakan, yakni komunikasi verbal dan nonverbal.

Komunikasi Verbal
Komunikasi Verbal (Verbal Communication) adalah bentuk komunikasi yang disampaikan kominikator kepada komunikan dengan cara tertulis (written) atau lisan (oral). Bahasa Verbal menggunakan kata-kata yang mewakili berbagai aspek relitas individu dan intelejensinya sampai aspek budaya. Komunikasi verbal adalah jenis komunikasi yang sehari-hari dilakukan manusia.


Komunikasi Nonverbal
komunikasi nonverbal secara sederhana bisa diartikan sebagai semua isyarat yang bukan kata-kata
Komunikasi Non Verbal meliputi:
Bahasa Tubuh
Semua anggota tubuh seperti wajah,kepala, tangan, kaki dan bahkan seluruh tubuh bisa digunakan sebagai bahasa simbolik. mengacungkan jempol contohnya,yang seperti "oke", "bagus", atau menyatakan persetujuan.
Sentuhan
jabat tangan misalnya bisa berarti sebuah tanda lagi kesepakatan kedua belah pihak yang berkomunikasi.
Penampilan Fisik
Penampilan fisik bisa terjadi media penyampai pesan tak langsung. ketika pergi keundangan pernikahan misalnya, kita akan berpakaian rapi sebagai rasa hormat kita kepada pengundang.
Warna
warna sering digunakan untuk menunjukkan emosi, cita rasa, keberpihakan politik bahkan keyakinan Agama. Warna merah misalnya, Sering digunakan sebagai simbol kemarahan dan  protes.


Kegunaan Belajar Komunikasi
Ruben & Steward menyatakan Bahwa:
Komunikasi adalah pundamental dalam hidup kita
dalam kehidupan kita sehari-hari komunikasi memang peranan yg sangat penting. Tidak ada aktivitas yang dilakukan tanpa komunikasi,dikarenakan kita dapat membuat perbedaan-perbedaan yang esensial manakala kita berkomunikasi dengan dengan orang lain.

komunikasi adalah merupakan suatu aktivitas komplek
dalam hal ini ternyata aktivitas komunikasi bukanlah suatu aktivitas yang mudah.untuk mencapai kompetensi komunikasi memerlukan understanding dan suatu keterampilan sehingga komunikasi yang kita lakukan menjadi efektif.

komunikasi adalah vital untuk suatu kedudukan/posisi yang efektif
Mengembangkan strategi komunikasi efektif memerlukan kerjasama antara satu dengan yang lain,dan dapat menerima ide-ide yang efektif melalui saluran-saluran komunikasi.

suatu pendidikan yang tinggi tidak menjamin kompetensi komunikasi yang baik
sesungguhnya banyak yang tidak memiliki keterampilan berkomunikasi yang baik,karena ternyata banyak komunikasi manusiaitu yang di sampaikan tidak hanya dalam bentuk verbal tetapi juga nonverbal.

komunikasi adalah populer
banyak bidang komunikasi modern sekarang ini yg memfokuskan pada study tentang pesan,dan ada juga hubungan antara komuniksai dengan bidang propesional lainnya termasuk hukum, bisnis, informasi, pendidikan, ilmu komputer,dan lain-lain.


TUJUAN KOMUNIKASI
Hewitt (1981), menjabarkan tujuan penggunaan proses komunikasi secara spesifik sebagai berikut :
1. Mempelajari atau mengajarkan sesuatu
2. Mempengaruhi  perilaku seseorang
3. Mengungkapkan perasaan
4. Menjelaskan perilaku sendiri atau perilaku orang lain
5. Berhubungan dengan orang lain
6. Menyelesaian sebuah masalah
7. Mencapai sebuah tujuan
8. Menurunkan ketegangan dan menyelesaian konflik
9. Menstimulasi minat pada diri sendiri atau orang lain.



DAFTAR PUSTAKA

Adiprakosa.blogspot.com/2008/09/pengertian-komunikasi.html
www.scribd.com › School Work  Homework
adiprakosa.blogspot.com/2008/09/pengertian-komunikasi.htm
http://ferdy-pharm.blogspot.com//2010/01/pengertian-komunikasi-verbal-dan-non-verball

Proses Komunikasi

Prinsif Dasar Proses Komunikasi
Proses komunikasi melibatkan tujuh elemen,yaitu:


  • sumber
  • pesan
  • saluran
  • penerima
  • akibat/hasil
  • umpan balik dan
  • gangguan
Dalam setiap proses komunikasi,sumber dan penerima pesan komunikasi masing-masing melakukan tiga kegiatan atau tindakan
  1. Encoding (membentuk kode-kode pesan)
  2. Decoding (memecahkan kode-kode pesan)
  3. Interpreting (menginterpretasikan arti pesan).
Sumber/pengirim pesan/komunikator adalah seseorang atau sekelompok orang atau suatu organisasi/institusi yang mengambil inisiatif menyampaikan pesan. Pesan adalah berupa lambang atau tanda seperti kata-kata tertulis atau secara lisan,gambar,angka,gestura.
Saluran yaitu sesuatu yang di pakai sebagai alat penyampaian/pengiriman pesan (misalnya: telepon,radio,surat,surat kabar,majalah,TV,gelombang udara dalam konteks komunikasi antarpribadi secara tatap muka). Penerima/komunikan yaitu seseorang atau sekelompok orang atau organisasi/institusi yang menjadi sasaran penerima pesan. Akibat/dampak/hasil yang terjadi pada pihak penerima/komunikan.Umpan balik/feedback yaitu tanggapan balik dari pihak penerima/komunikan atas pesan yang di terimanya. Gangguan (noise) adalah faktor-faktor fisik ataupun psikologis yang dapat mengganggu atau menghambat kelancaran proses komunikasi

Tingkatan Proses Komunikasi

Menurut Denis McQuail (1987) "Mass Communication Theory"
Proses komunikasi dalam masyarakat berlangsung dalam 6 tingkatan sbb:
 
  1. komunikasi intra pribadi
  2. komunikasi antar pribadi
  3. komunikasi dalam kelompok
  4. komunikasi antar kelompok
  5. komunikasi organisasi
  6. komunikasi dengan masyarakat luas
Tujuan Dan Akibat Komunikasi

Tujuan komunikasi dapat dilihat dari dua perspektif kepentingan,yaitu kepentingan sumber dan kepentingan penerima.
Tujuan komunikasi dari sudut kepentingan sumber antara lain:
  1. memberikan informasi
  2. mendidik
  3. menyenangkan/menghibur,dan
  4. menganjurkan suatu tindakan/persuasi
Tujuan komunikasi dari sudut kepentingan penerima antara lain
  1. memahami informasi
  2. mempelajari
  3. menikmati,dan
  4. menerima atau menolak anjuran
Tujuan komunikasi juga dapat di pandang dari sudut sosial dan individu.
Tujuan Komunikasi di pandang dari sudut kepentingan sosial adalah:
  1. berbagai pengetahuan umum tentang lingkungan sekitarnya
  2. sosialisasi peran,nilai,kebiasaan terhadap anggota-anggota baru
  3. memberi hiburan kepada warga masyarakat,menciptakan bentuk-bentuk kesenian  baru,dll
  4. pencapaian konsensus,mengontrol tingkah laku.
Tujuan komunikasi di pandang dari kepentingan individu adalah:
  1. menguji,mempelajari dan memperoleh gambaran tentang realitas,kesempatan dan bahaya
  2. memperoleh pengetahuan dan keterampilan untuk hidup bermasyarakat
  3. menikmati hiburan,rileks,melarikan diri dari kesulitan hidup sehari-hari,dll
  4. menentukan keputusan/pilihan,bertindak sesuai aturan sosial.
Hasil dan akibat komunikasi pada dasarnya menyangkut tiga aspek,yaitu aspek kognitif,aspek afektif,dan aspek konatif. aspek kognitif yaitu menyangkut kesadaran & pengetahuan. misalnya menjadi sadar/ingat,menjadi tahu & kenal. Aspek afektif yaitu menyangkut sikap atau perasaan/emosi. Misalnya sikaf setuju/tidak setuju,perasaan sedih,gembira,perasaan benci dan menyukai. Aspek Konatif yaitu menyangkut prilaku/tindakan. Misalnya berbuat seperti apa yang di sarankan,atau berbuat sesuatu tidak seperti apa yang di sarankan (menentang).


Sumber:
uripsantoso.wordpress.com
sbektiistiyanto.files.wordpress.com

Komunikasi Non Verbal

Definisi Dan Batasan Umum Komunikasi Non Verbal


Komunikasi Non Verbal adalah tindakan-tindakan manusia yang secara sengaja dikirikan dan di interpretasikan seperti tujuannya dan memiliki potensi akan adanya umpan balik dari yang menerimanya. salah satu aspek penting komunikasi non verbal adalah pada saat kita berupaya untuk memahami makna dari pesan komunikasinya. Didalam kehidupan sehari-hari perilaku non verbal sangat beraneka ragamdan banyak serta,sangat membantu pembentukan makna pada setiap pesan komunikasi.


Perbedaan Komunikasi Verbal Dan Non Verbal


Komunikasi Verbal (verbal communication) adalah bentuk komunikasi yang di sampaikn komunikator kepada komunikan dengan cara tertulis (written) atau lisan (oral). komunikasi verbal menempati porsi besar. karena kenyataannya, ide-ide, pemikiran/keputusan, lebih mudah di sampaikan secara verbal ketimbang non verbal. Dengan harapan, komunikan (baik pendengar ataupun pembaca) bisa lebih mudah memahami pesan-pesan yang di sampaikan.
Prakteknya komunikasi verbal bisa dilakukan dengan cara:
a. Berbicara dan menulis
b. Mendengarkan dan membaca.


Komunikasi non verbal (Non verbal communication) menempati porsi penting. Banyak komunikasi verbal tidak efektif hanya karena komunikatornya tidak menggunakan komunikasi non verbal dengan baik dalam waktu bersamaan. Melalui komunikasi non verbal, orang bisa mengambil suatu kesimpulan mengenai suatu kesimpulan tentang berbagai macam persaan orang, baik rasa senang, benci, cinta, kangen dan berbagai macam perasaan lainnya. Kaitannya dengan dunia bisnis, komunikasi non verbal bisa membantu komunikator untuk lebih memperkuat pesan yang disampaikan sekaligus memahami reaksi komunikan saat menerima pesan.

Bentuk komunikasi non verbal sendiri di antaranya adalah, bahasa isyarat, ekspresi wajah, sandi, symbol-simbol, pakaian sergam, warna dan intonasi suara.
 
Jenis Komunikasi Non Verbal dan Fungsinya

Komunikasi objek

Komunikasi objek yang paling umum adalah penggunaan pakaian. Orang sering dinilai dari jenis pakaian yang digunakannya, walaupun ini dianggap termasuk salah satu bentuk stereotipe. Misalnya orang sering lebih menyukai orang lain yang cara berpakaiannya menarik. Selain itu, dalam wawancara pekerjaan seseorang yang berpakaian cenderung lebih mudah mendapat pekerjaan daripada yang tidak. Contoh lain dari penggunaan komunikasi objek adalah seragam.

 

Sentuhan

 Haptik adalah bidang yang mempelajari sentuhan sebagai komunikasi nonverbal. Sentuhan dapat termasuk: bersalaman, menggenggam tangan, berciuman, sentuhan di punggung, mengelus-elus, pukulan, dan lain-lain. 

Kronemik

adalah bidang yang mempelajari penggunaan waktu dalam komunikasi nonverbal. Penggunaan waktu dalam komunikasi nonverbal meliputi durasi yang dianggap cocok bagi suatu aktivitas

Gerakan tubuh

Dalam komunikasi nonverbal, kinesik atau gerakan tubuh meliputi kontak mataekspresi wajah, isyarat, dan sikap tubuh.

Proxemik

yaitu jarak yang Anda gunakan ketika berkomunikasi dengan orang lain, termasuk juga tempat atau lokasi posisi Anda beradaDalam ruang personal, dapat dibedakan menjadi 4 ruang interpersonal :

a). jarak intim

b) jarak personal

c) jarak sosial

d) jarak publik

Vokalik

atau paralanguage adalah unsur nonverbal dalam suatu ucapan, yaitu cara berbicara. Ilmu yang mempelajari hal ini disebut paralinguistik. Contohnya adalah nada bicara, nada suara, keras atau lemahnya suara, kecepatan berbicara, kualitas suara, intonasi, dan lain-lain.

Lingkungan

Lingkungan juga dapat digunakan untuk menyampaikan pesan-pesan tertentu. Diantaranya adalah penggunaan ruangjaraktemperaturpenerangan, dan warna.


Fungsi Komunikasi Nonverbal

Repetisi
Perilaku nonverval dapat mengulangi perilaku verbal. misalnya,anda menganggukan kepala ketika mengatakan "ya" atau menggelengkan kepala ketika mengatakan "tidak" atau menunjukan arah (dengan telunjuk) kemana seseorang harus pergi.

Kontradiksi

Perilaku nonverbal dapat membantah atau bertentangan dengan perilaku verbal dan bisa memberikan makna lain terhadap pesan verbal . Misalnya, Anda memuji prestasi teman sambil mencibirkan bibir.

Aksentuasi

Memperteguh, menekankan atau melengkapi perilaku verbal. Misalnya, menggunakan gerakan tangan, nada suara yang melambat ketika berpidato. Isyarat nonverball tersebut disebut affect display.

Komplemen

Perilaku Nonverbal dapat meregulasi perilaku verbal. Misalnya, saat kuliah akan berakhir, Anda melihat jam tangan dua-tiga kali sehingga dosen segera menutup kuliahnya. 



Sumber:
pksm.mercubuana.ac.id dan ferdy-pharm.blogspot.com dan id.wikipedia.org

Definisi dan Karakterisrik Komunikasi

Definisi
* Komunikasi adalah suatu proses melalui mana seseorang (komunikator) menyampaikan stimulus (biasanya    dalam bentuk kata-kata dengan tujuan mengubah atau membentuk perilaku orang-orang lainnya (khalayak)
( Hovland, Janis, dan Kelley, 1995)
¨          *   Komunikasi adalah proses penyampaikan informasi, gagasan, emosi, keahlian dan lain-lainnya melalui pengggunaan simbol-simbol, seperti kata-kata, gambar-gambar, angka-angka, dan lain-lain
    ( Berelson & Steiner, 1964 )
¨         *    Komunikasi pada dasarnya merupakan suatu proses yang menjelaskan “siapa”, “mengatakan apa”, “dengan saluran apa”, “kepada siapa”, dan dengan akibat  atau hasil apa (who ?, says hat ? In which chanel? To whom ? With what effect ? )
    ( Lasswell, 1960 )
¨       *    Komunikasi adalah suatu proses yang membuat sesuau dari yang semula dimiliki oleh seseorang ( monopoli seseorang ) menjadi dimiliki oleh dua orang atau lebih
     ( Gode, 1959 )
¨          *   Komunikasi adalah suatu proses yang menghubungkan satu bagian dengan bagian lainnya dalam kehidupan
    ( Ruesch, 1957 )
¨         *  Komunikasi timbul didorong oleh kebutuhan-kebutuhan untuk mengurangi rasa ketidakpastian, bertindak secara efektif, mempertahankan atau memperkuat ego
    ( Barnlund, 1964 )
¨      *    Komunikasi adalah suatu prosedur melalui mana pikiran seseorang dapat mempengaruhi pikiran orang lain
    ( weaver, 1949 )

¨      Hovlan        komunikasi adalah proses yang terjadi antara satu orang dg orang lainnya
¨      Bereslon        proses penyampaian
¨      Laswel       5 komponen dalam komunikasi
¨      Gode       proses penularan pemilikan
¨      Barnllun      upaya atau tindakan yg mempunyai 3 tujuan
¨      Weaver        penekanan pad upaya atau kegiatan seseorang
¨      Suatu proses pembentukan, penyampaian, penerimaan dan pengolahan pesan yang terjadi di dalam diri seseorang dan / atau di antara dua orang atau lebih dengan tujuan tertentu

Pengertian pokok komunikasi

¨      Komunikasi adalah suatu proses mengenai pembentukan, penyampaian, penerimaan dan pengolahan pesan
¨      Pesan merupakan produk utama komunikasi, pesan ini berupa lambang-lambang  yang menjelaskan ide/gagasan, sikap,perasaan, praktek atau tindakan
¨      Komunikasi juga terjadi dalam diri seseorang, diantara, antara dua orang, diantara beberapa orang atau banyak orang
¨      Komunikasi mempunyai tujuan tertentu
¨      Komunikasi tidak selalu harus terjadi dalam arah atau sifat yang berfalensi positif. Komunikasi juga dapat terjadi dalam atau atau sifat yang bervalensi negatif dan netral
¨      Bervalensi negatif       konflik, percekcokan, marah-marah, berkelahi, saling mengancam
¨      Bervalensi positif       pengetahuannya bertambah, merasa senang
¨      Beervalensi netral        menunjukkan suatu keadaan yg tidak bersifat positif dan jg tidak berdifat negatif

KARAKTERISTIK

¨      Komunikasi adalah suatu proses
¨      Komunikasi adalah upaya yg disengaja serta mempunyai tujuan
¨      Komunikasi menuntut adanya partisipasi dan kerja sama dari para pelaku terlibat
¨      Komunikasi bersifat simbolik
¨      Komunikasi bersifat transaksional
¨      Komunikasi menembus faktor dan ruang

Informasi Pesan dan Makna

~ Konsep dan Teori Informasi
Penemuan terbaru mengatakan bahwa bumi dihuni oleh makhluk hidup sejak emapt miliar tahun yang lalu. manusia memperoleh kemampuan fisik untuk berbicara, diketahui baru antara 90ribu dan 40ribu tahun yang lalu.Teknologi mikro elektronika telah menciptakan era informasi yang menjadi pilar ma
syarakat baru, disebut masyarakat informasi. Menurut Rogers (1986) masyarakat informasi adalah " suatu bangsa yang mayoritas angakatan kerjanya sudah menjadi pekerja informasi"
Konsep informasi menurut Aubrey Fisher (1986) ada tiga konsep yaitu :
1. informsi menunjukkan fakta atau data yang diperoleh selama proses komunikasi, Informasi dikonseptualisasikan sebagai kuantitas fisik yang dapat dipinfahkan daru satu titik ke titik yang lain.
2. Informasi menunjukkan makna data. Informasi merupakan arti atau makna yang t
erkandung dalam data peranan seseorang sangat dominan didalam memberian makna data.
3. Informasi sebagai jumlah ketidakpastian yang diukur dengan cara mereduksi sejumlah alternatif yang ada, keadaan yang semakin tidak menentu akan menimbulkan banyak alternatif informasi, yang dapat digunakan untuk mereduksi ketidakpastian itu.

~ Pesan dan Makna
Pesan adalah informasi namun tidak semua informasi adalah pesan Informasi dan pesan bersifat subjektif . Mengapa ? Karena informasi dan pesan tidak pernah bebas nilai(free value). sebagai contoh, selama perang teluk kedua (2003), televisi Aljazeera cenderung menyampaikan berita perang Irak dari sudut pandang mereka. dikatakan bahwa pasukan Sekutu (Amerika Serikat dan Inggris) sbegai invader ke Irak, Karena Irak merupakan negara yang berdaulat. sementara CNN memiliki sudut pandang yang berbeda di dalam memberitakan perang yang sama. CNN menyiarkan bahwa pasukan sekutu sebagai dewa pembenas bagi rakyat irak yang tertindas rejim Sadam Husain. Jelas sekali bahwa pesan yang di sampaikan punya tujuan yang berbeda , pesan disampaikan pada individu atau khalayak mempunyai tujuan untuk mengubah sikap,pendapat,dan perilaku individu atau khalayak.

Carl I. Hoveland (1953) mengungkapkan sebagai " Communication process is the process by which an individual (the communicator) transmits stimulus (ussually verbal symbol) to modifty the behavior or other individuals (the audience)"

~ Masalah bahasa dan komunikasi
Kualitas informasi sangat ditentukan oleh pengetahuan,pengalaman selera,dan iman seseorang yang mengolah situmulus menjadi informasi. 
Burch (1986) mengatakan bahwa sebuah informasi yang berkualitas sangat ditentukan oleh kecermatan,waktu dan relefansinya keakuratan informasi bila informasi tersebut terbebas dari bias.

Jung (1953) mengajukan teori mengenai bagaimana individu akan memilih data yang akan menjadi masukan, dan mengolahnya menjadi informasi.
Ada seseorang yang lebih percaya pada panca inderanya (pengamat untuk menangkap data) ada yang menangkap data secara intuitif melalui persepsi subjektifnya. pada pengolahan data terdapat dua pola, yaitu jenis pemikir dan perasa. Implikasi dari teori jung tersebut adalah bahwa data yang sama akan di olah menjadi informasi yang berbeda.
 
Sumber: Pengantar Ilmu Komunikasi, Dr. Wiryanto, MA

Model-model Komunikasi

Model Model Komunikasi

Menurut Om Sereno dan Mortensen, suatu model komunikasi merupakan deskripsi ideal mengenai apa yang dibutuhkan untuk terjadinya komunikasi. Suatu model merepresentasikan secara abstrak ciri-ciri penting dan menghilangkan rincian komunikasi yang tidak perlu dalam “dunia nyata”.

B. Aubrey Fisher mengatakan, model adalah analogi yang mengabstraksikan dan memilih bagian dari fenomena yang dijadikan model.

Werner J. Severin dan James W. Tankard, Jr. mengatakan bahwa model membantu merumuskan suatu teori dan menyarankan hubungan. Oleh karena hubungan antara model dengan teori begitu erat, model sering dicampuradukkan dengan teori



FUNGSI DAN MANFAAT MODEL

Gordon Wiseman dan Larry Barker, mengemukakan bahwa model kamunikasi mempunyai tiga fungsi :

1. Melukiskan proses komunikasi,

2. Menunjukkan hubungan visual,

3. Membantu dalam menemukan dan memperbaiki kemacetan komunikasi.

Deutsch menyebutkan bahwa model itu mempunyai empat fungsi :

1. Mengorganisasikan (kemiripan data dan hubungan) yang tadinya tidak teramati,

2. Heuristik (menunjukkan fakta-fakta dan metode baru yang tidak diketahui),

3. Prediktif, memungkinkan peramalan dari sekedar tipe ya atau tidak hingga kuantitatif yang berkenaan dengan kapan dan seberapa banyak,

4. Pengukuran, mengukur fenomena yang diprediksi,


MODEL-MODEL KOMUNIKASI : SUATU PERKENALAN

Sejauh ini terdapat anyak sekali model komunikasi yang telah dibuat pakar komunikasi. Maka disini kita “hanya” akan membahas sebagian kecil saja dari sekian banyak model komunikasi tersebut :

v Model S – R

Model stimulus – respons (S-R) adalah model komunikasi paling dasar. Model ini dipengaruhi oleh disiplin psikologi behavioristik.

Model ini menunjukkan bahwa komunikasi itu sebagai suatu proses “aksi-reaksi” yang sangat sederhana. Jadi model ini mengasumsikan bahwa kata-kata verbal, isyarat nonverbal, gambar dan tindakan tertentu akan merangsang orang lain untuk memberikan respon dengan cara tertentu. Pertukaran informasi ini bersifat timbal balik dan mempunyai banyak efek dan setiap efek dapat mengubah tindakan komunikasi.

Contoh : Anda menyukai seseorang, lalu anda melihat dan memperhatikan wajahnya sambil senyum-senyum. Ternyata orang tersebut malah menutup wajahnya dengan buku atau malah teriak “apa liat-liat, nantang ya?” lalu anda kecewa dan dalam pikiran anda merasa cintanya bertepuk sebelah tangan dan anda ingin bunuh dia.

v Model Aristoteles

 Model ini adalah model komunikasi yang paling klasik, yang sering juga disebut model retoris. Model ini sering disebut sebagai seni berpidato.

Menurut Aristoteles, persuasi dapat dicapai oleh siapa anda (etos-kererpercayaan anda), argumen anda (logos-logika dalam emosi khalayak). Dengan kata lain, faktor-faktor yang memainkan peran dalam menentukan efek persuatif suatu pidato meliputi isi pidato, susunannya, dan cara penyampainnya.

Salah satu kelemahan model ini adalah bahwa komunikasi dianggap sebagai fenomena yang statis
 

v Model Lasswell
Model ini berupa ungkapan verbal, yaitu :

Who

Says What

In Which Channel

To Whom

With What Effect

Lasswell mengemukakan tiga fungsi komunikasi yaitu :

1. Pengawasan Lingkungan – yang mengingatkan anggota-anggota masyarakat akan bahaya dan peluang dalam lingkungan.

2. Korelasi berbagai bagian terpisah dalam masyarakat yang merespon lingkungan,

3. Transmisi warisan sosial dari suatu generasi ke generasi lainnya.

Akan tetapi model ini dikritik karena model ini mengisyaratkan kehadiran komunikator dan pesan yang bertujuan. Model ini juga terlalu menyederhanakan masalah.

v Model Shannon dan Weaver
Model yang sering disebut model matematis atau model teori informasi. Model itu melukiskan suatu sumber yang menyandi atau menyiptakan pesan dan menyampaikannya melalui suatu saluran kepada seorang penerima.

Konsep penting Shannon dan Weaver adalah :

Gangguan (noise), Setiap rangsangan tambahan dan tidak dikendaki yang dapat mengganggu kecermatan pesan yang disampaikan.

Konsep lain yang ikut andil adalah entropi dan redundasi serta keseimbangan yang diperlukan diantara keduanya untuk menghasilkan komunikasi yang efisien dan dapat mengatasi gangguan dalam saluran.

Sayangnya, model ini juga memberikan gambaran yang parsial, komunikasi dipandang sebagai fenomena satu arah.

v Model Newcomb
Komunikasi adalah suatu cara yang lazim dan efektif yang memungkinkan orang orang mengorientasikan diri terhadap lingkungan mereka. Ini adalah model tindakan komunikatif dua orang yang disengaja.

Model ini mengisyaratkan bahwa setiap sistem ditandai oleh suatu keseimbangan atau simetri,karena ketidakkeseimbangan atau kekurangan simetri secara psikologis tidak menyenangkan dan menimbulkan tekanan internal untuk memulihkan keseimbangan.

v Model Westley dan Maclean
Menurut pakar ini, perbedaan dalam umpan balik inilah yang membedakan komunikasi antarpribadi dengan komunikasi massa. Umpan balik dari penerima bersifat segera dalam komunikasi antarpribadi, dalam komunikasi massa bersifat minimal atau tertunda. Sumber dalam komunikasi antar pribadi dapat langsung memanfaatkan umpan balik dari penerima sedangkan dalam komunikasi massa sumber misalnya penceramah agama, calon presiden yang berdebat dalam rangka kampanye politik.

Konsep pentingnya adalah Umpan balik, Perbedaan dan kemiripan komunikasi antarpribadidengan komunikasi massa. Pesan ini juga membedakan pesan yang bertujuan dan pesan yang tidak bertujuan.

v Model Gerbner
Model verbal Gerbner adalah :

1. Seseorang ( sumber, komunikator )

2. Mempersepsi suatu kejadian

3. Dan bereaksi

4. Dalam suatu situasi

5. Melalui suatu alat

6. Untuk menyediakan materi

7. Dalam suatu bentuk

8. Dan konteks

9. Yang mengandung isi

10. Yang mempunyai suatu konsekuensi

v Model Berlo
Menurut model Berlo, sumber dan penerima pesan dipengaruhi oleh faktor :

1. Keterampilan komunikasi

2. Sikap

3. Pengetahuan

4. Sistem sosial

5. Budaya

Salah satu kelebihan model ini adalah model ini tidak terbatas pada komunikasi publik atau komunikasi massa, namun juga komunikasi antarpribadi dan berbagai bentuk komunikasi tertulis. Model ini bersifat heuristik (merangsang penelitian).

v Model DeFleur
Source dan Transmitter adalah dua fase yang berbeda yang dilakukan seseorang, fungsi receiver dalam model ini adalah menerima informasi dan menyandi baliknya mengubah peristiwa fisik informasi menjadi pesan.

Menurut DeFleur komunikasi adalah terjadi lewat suatu operasi perangkat komponen dalam suatu sistem teoretis, yang konsekuensinya adalah isomorfisme diantara respons internal terhadap seperangkat simbol tertentu pada pihak pengirim dan penerima.

v Model Tubbs

Pesan dalam model ini dapat berupa pesan verbal, juga non verbal, bisa disengaja ataupun tidak disengaja. Salurannya adalah alat indera, terutama pendengaran, penglihatan dan perabaan.

Gangguan dalam model ini ada 2, gangguan teknis dan gangguan semantik. Gangguan teknis adalah faktor yang menyebabkan si penerima merasakan suatu perubahan dalam informasi atau rangsangan yang tiba, misalnya kegaduhan. Ganguan semiatik adalah pemberian makna yang berbeda atas lambang yang disampaikan pengirim.

v Model Gudykunst dan Kim

Merupakan model antar budaya, yakni komunikasi antara budaya yang berlainan, atau komunikasi dengan orang asing.

Menurut Gudykunst dan Kim, penyandian pesan dan penyandian balik pesan merupakan suatu proses interaktif yang dipengaruhi oleh filter-filter konseptual yang dikategprikan menjadi faktor-faktor budaya, sosial budaya, psikobudaya, dan faktor lingkungan.

v Model Interaksional
Para peserta komunikasi menurut model interaksional adalah orang-orang yang mengembangkan potensi manusiawinya melalui interaksi sosial, tepatnya melalui apa yang disebut pengambilan peran orang lain. Diri berkembang lewat interaksi dengan orang lain, dimulai dengan orang terdekatnya seperti keluarga dalam suatu tahap yang disebut tahap permainan dan terus berlanjut hingga kelingkungan luas dalam suatu tahap yang disebut tahap pertandingan.


Dikutip dari:jurusankomunikasi.blogspot.com/.../model-model-komunikasi.html

http://cai.elearning.gunadarma.ac.id/webbasedmedia

Prinsif Dasar Komunikasi yang Efektif

~ Karakteristik Sumber
Sumber merupakan salah satu faktor yang ikut menentukan keberhasilan komunikasi. Dalam hal ini, ada 3 (tiga) karakteristik sumber yang perlu diperhatikan yaitu:
a.         Credibility (kredibilitas)
Menunjuk pada suatu kondisi di mana si sumber dinilai mempunyai pengetahuan, keahlian, atau pengalaman yang relevan dengan topik pesan yang disampaikannya, sehingga pihak penerima menjadi percaya bahwa pesan yang disampaikannya itu bersifat objektif.
b.        Attractiveness (daya tarik)
Apabila sumber dinilai “menarik” oleh penerima, maka upaya meyakinkan dan persuasi akan lebih cepat berhasil karena adanya proses identifikasi dalam diri pihak penerima.
c.         Power (kekuasaan/kekuatan)
Secara umum dapat terjadi dalam empat cara, diantaranya kharisma, wibawa otoritas, kompetensi atau keahlian, compliance atau pemenuhan.
Dengan demikian dari segi sumber keberhasilan komunikasi ditentukan oleh kredibilitas, daya tarik, serta kekuatan/kekuasaannya untuk mempengaruhi pihak penerima.
                                           
~ Bentuk dan Teknik Perjanjian Pesan
Bentuk dan teknik penyajian pesan pada dasarnya mencakup 2 (dua) aspek: struktur dan daya tarik (appeals). Struktur pesan menunjuk pada cara mengorganisasikan elemen-elemen pokok dari pesan. Cara pengaturan struktur pesan mencakup 3 (tiga) hal:
1.        Sisi pesan (Message sidedness)
Pesan dapat di susun secara satu sisi (one sided) atau dua sisi (two sided).  Penyusunan yang satu sisi memberikan penekanan hanya pada posisi kepentingan pihak pengirim pesan. Biasanya yang ditonjolkan hanya hal-hal yang menyangkut kekuatan/kelebihan atau aspek positif dari suatu ide atau produk yang akan dikomunikasikan. Sementara pada penyusunan pesan yang bersifat dua sisi (two sided), disamping segi kekuatan dan aspek positif hal-hal yang merupakan kekurangan/kelemahan atau aspek-aspek negative dari suatu ide atau produk yang akan dikomunikasikan  juga ditampilkan.
2.        Urutan Penyajian (Order of presentation)
Climax versus anti climax order berkaitan dengan teknik penyajian pesan yang bersifat satu sisi (one sided). Model climax order menunjuk pada cara penyusunan pesan, dimana argument terpenting/terkuat dari isi pesan ditempatkan pada bagian akhir. Jika argument tersebut ditempatkan pada bagian awal, disebut sebagai anti climax order, semenjtara jika ditempatkan di tengah-tengah disebut sebagai pyramidal order. Recency and primacy model berkaitan dengan penyajian pesan yang bersifat dua sisi (two sided). Primacy model menunjuk pada teknik penyajian atau penyusunan pesan di mana spek-aspek positif kekuatan dari ide satu produk ditempatkan pada bagian awal, jika aspek-aspek positif/kekuatan dari ide atau produk tersebut ditempatkan di bagian akhir disebut recency model.
3.        Penarikan kesimpulan (Drawing a conclusion)
Penarikan kesimpulan atas isi penjelasan tentang suatu ide atau produk yang dikomunikasikan dapat dilakukan secara langsung dan jelas (eksplisit) dalam arti bahwa dapat juga dilakukan secara tidak langsung (implisit) dalam arti bahwa penarikan kesimpulan diserahkan kepada pihak khalayak sendiri.

Sementara itu, ada 4 (empat) pendekatan yang dapat dipergunakan agar penyajian pesan menarik perhatian khalayak. Keempat pendekatan tersebut adalah: fear appeals, Rational appeals, emotional appeals, dan pendekatan humoris.


~ Karakteristik Saluran Komunikasi
Terdapat tiga saluran komunikasi yang dapat dipergunakan dalam menyampaikan pesan kepada masyarakat: saluran komunikasi personal, media massa dan media tradisional. Masing-masing mempunyai kelebihan dan kekurangannya sendiri-sendiri. Kombinasi penggunaan dari ketiga saluran komunikasi tersebut akan menghasilkan dampak yang lebih optimal.
Pemilihan satu atau beberapa media sebaiknya didasarkan atas 2 (dua) pertimbangan. Pertama, pertimbangan yang menyangkut karakteristik media. Kedua, pertimbangan yang menyangkut karakteristik isi dan penyajian pesan yang akan disampaikan (karakteristik kreatif).

~ Karakteristik Khalayak
Khalayak (audience), juga merupakan faktor penentu keberhasilan komunikasi. Karena, bagi komunikasi tentunya patokan keberhasilan upaya komunikasi yang di lakukan itu merupakan pesan-pesan yang disampaikan melalui suatu saluran medium dapat diterima/sampai ke khalayak sasaran, dipahami dan mendapatkan tanggapan positif, dalam arti sesuai dengan harapan"si komunikator. Khalayak bukanlah merupakan sekumpulan dari individu-individu yang bersikap dan bertindak “pasif”. Mereka aktif dan juga selektif. Terhadap isi pesan yang sama, boleh jadi akan terdapat perbedaan-perbedaan di kalangan khalayak mengenai perhatian, pemahaman, tanggapan serta tindakan yang timbul. Dalam hal ini Schramm (1974) menyatakan dengan tegas bahwa seorang perancang komunikasi yang baik tidak akan memulai upayanya dari "apa yang harus dikatakan", “saluran apa yang akan dipergunakan”, atau "bagaimana cara mengatakannya", melainkan terlebih dahulu mempertanyakan "Siapa yang akan menjadi saluran penyampaian pesan". Dalam proses komunikasi massa (komunikasi melalui media massa) irmplikasi dari pernyataan Schramm tersebut bahwa sebelum komunikasi mempengaruhi khalayak melalui pesan-pesan yang disebarluaskannya, khalayak telah terlebih dahulu mempengaruhi komunikator. Komunikator akan berubah mengumpulkan data dan informasi mengenai karakteristik dari para warga khalayak yang akan dijadikan sasarannya. Atas dasar hal-hal inilah baru komunikator. Komunikator akan berusaha menyimpulkan data dan informasi mengenai karakteristik dari para warga khalayak yang akan dijadikan sasarannya. Atas dasar hal-hal inilah baru komunikator akan dapat menentukan "apa" yang akan disampaikan dan "bagaimana" cara menyampaikannya.


Sumber: Pengantar Ilmu Komunikasi, Sasa Djuarsa Sendjaja

Komunikasi Konsep dan Sejarah

Komunikasi Dan Kehidupan Manusia

Komunikasi adalah prasyarat kehidupan manusia. Tindakan komunikasi dilakukan dengan berbagai macam, secara "verbal" maupun "nonverbal", secara "langsung" maupun "tidak langsung". Komunkasi merupakan fungsi Vital dalam kehidupan manusia. 
  • Contoh Peristiwa Komunikasi: Seorang bayi menangis, bayi berkomunikasi tidak dengan bahasa yg biasa, bayi menangis biasanya menunjukkan kalau dia lapar atau mengompol.
  • Pengendara di tilang karena melanggar peraturan, gerakan polantas meniup peluit dan menyuruh pengendara berhenti merupakan salah satu peristiwa komunkasi.
Definisi Dan Karakteristik Komunikasi
Hovland, Janis, dan Kelley - 1995
  • Komunikasi adalah suatu proses melalui seseorang (komunikator) melalui stimulus (biasanya menggunakan kata-kata) dengan tujuan tertentu. 
Berelson & Steiner - 1964
  • Komunikasi adalah proses penyampaian informasi, gagasan, emosi, keahlian, dan lain-lainnya melalui penggunaan simbol-simbol, kata-kata, gambar-gambar, angka-angka, dan lain-lain.
 Lasswell - 1960
  • Komunikasi pada dasarnya merupakan suatu proses yg menjelaskan "siapa", "mengatakan apa", "dengan media apa", kepada siapa", dan "akibatnya apa".
Gode - 1959
  • Komunikasi adalah suatu proses membuat sesuatu dari semula dimiliki oleh seseorang (monopoli seseorang) menjadi dimiliki orang lain.
Ruesch - 1957
  • Komunikasi adalah suatu proses yg menghubungkan satu bagian dengan bagian lainnya dalam kehidupan.
Barnlund - 1964
  • Komunikasi timbul didorong oleh kebutuhan-kebutuhan untuk mengurangi ketidak pastian, bertindak secara efektif, mempertahan / memperkuat ego.
Weaver - 1949
  • Komunikasi adalah suatu prosedur dimana pikiran seseorang dapat mempengaruhi pikiran orang lain.
Kesimpulannya:
  • Komunikasi adalah suatu proses pembentukan, penyampaian, penerimaan, dan pengolahan yg terjadi dalam diri seseorang dan / atau diantara dua orang atau lebih dengan tujuan tertentu.
Komunikasi tidak harus terjadi dalam arah atau sifat bervalensi positif. Tapi juga bisa bervalensi negatif atau juga netral.
  • Bervalensi Positif > Berita, Ilmu Pengetahuan
  • Bervalensi Negatif > Berkelahi, Saling Mengancan
  • Bervalensi Netral > Iklan
SEJARAH KOMUNIKASI MANUSIA

Sejarah komunikasi dimulai sekitar 53.000 tahun sebelum masehi. Jaman ini disebut jaman cro-magon.

Menurut Rogers dibagi jadi 4 era:
1. Era Komunikasi Tulisan

  • 4000 SM Bangsa Sumeria Menulis dalam lembaran tanah liat.
  • Thn. 1401 - Phi Sheng di China menemukan sejenis alat cetak buku sederhana.
  • Thn. 1241 - Tulisan dalam lembaran tanah liat diganti ke lembaran metal di korea.
2. Era Komunikasi Cetakan
  • Thn. 1456 - Gutenberg menemukan alat mesin cetak (metal) hand press.
  • Thn. 1833 - Penerbitan surat kabar pertama Penny Press, The New York Sun.
  • Thn. 1839 - Daguere menemukan metode fotografi yg praktis untuk surat kabar.
3. Era Telekomunikasi
  • Thn. 1844 - Samuel Morse mengirim pesan pertama melalui alatTelegraph pertama.
  • Thn. 1875 - Alexander Graham Bell mengirimkan pesan pertama melalui pesawat telepon yg pertama.
  • Thn. 1895 - Guglielmo Marconi mengirim pesan pertama melalui radio.
  • Thn. 1912 - Lee De Forest menemukan Vacuum Tube.
  • Thn. 1920 - Siaran radio pertama oleh KDKA di Osburg, Amerika Serikat.
  • Thn. 1983 - RCA (Radio Corporation of America) di Amerika Serikat mendemonstrasikan TV.
  • Thn. 1941 - Siaran TV komersil pertama.
4. Era Komunikasi Interaktif
  • Thn. 1946 - Penemuan Mainframe Computer, ENIAC (Electronic Numerical Integrator And Computer) dengan 18.000 vacuum tube oleh Universitas Pensylvania, Amerika Serikat.
  • Thn. 1947 - William Shocke, John Bardeen, dan Walter Britain menemukan radio transistor.
  • Thn. 1956 - Penemuan radio-tape oleh perusahaan Ampex, California, Amerika Serikat.
  • Thn. 1957 - Russia pertama kali meluncurkan satelit luar angkasa pertama Sputnik.
  • Thn. 1969 - Pesawat luar angkasa NASA (National Aeronautics and Space Administration) berpenumpang orang pertama kali mendarat di bulan yg dikendalikan oleh mini computer yg lebih kecil dari ENIAC.
  • Thn. 1971 - Ted Wolf menemukan micro processor sebuah unit pengendali komputer.
  • Thn. 1975 - Pemasaran micro computer pertama.
  • Thn. 1975 - HBO (Home Box Office) menyiarkan TV kabel pertama melalui satelit.
  • Thn. 1976 - Sistem Teletext pertama di perkenalkan oleh BBC (British Broadcasting Corporation).
  • Thn. 1977 - QUBE, sistemkabel interaktif pertama di perkenalkan di Colombus, Amerika Serikat.
  • Thn. 1979 - Sistem video-tape pertama di perkenalkan.

SEJARAH PERKEMBANGAN ILMU KOMUNIKASI

1. Periode Tradisi Retorika
  • Retorika sudah ada sebelum jama Yunani.
  • Retorika mengandung 3 unsur: Ethos (Karakter), Pathos (Pengalaman),Logos (Ucapan).
  • Aturan Retorika meliputi 5 unsur: Invento (urutan argumentasi),Dispositio (Pengaturan Ide), Eloquito (Gaya Bahasa), Memoria(Ingatan), Pronunciatio (cara penyampaian pesan).
  • Retorika arti luas, "Kemampuan manusisa menggunakan lambang - lambang untuk berkomunikasi satu sama lain".
2. Periode Pertumbuhan: 1900 - Perang Dunia II
  • Ilmu Komunikasi sebagai salah satu disiplin ilmu sosial, sedikitnya ada 3 perkembangan penting, (1) Penemuan Teknologi Komunikasi. (2) Proses industrialisasi dan modernisasi di negara - negara eropa. (3) Perang Dunia I dan II.
  • Diasumsikan bahwa peran komunikasi sangat nyata dalam kehidupan sosial.
3. Periode Konsolidasi: Perang Dunia II - 1960
  • Disebut Periode Konsolidasi karena di periode ini Ilmu Komunikasi sebagai Ilmu Pengetahuan Multi Disiplin, yg di tandai oleh 3 hal. (1) Adanya adopsi perbendaharaan istilah - istilah yg dipakai secara seragam. (2) Munculnya buku - buku yg membahas pengertian dan proses komunikasi. (3) Adanya konsep - konsep buku tentang dasar - dasar komunikasi.
4. Periode Teknologi Komunikasi
  • Pada Thn. 1960-an perkembangan komunikasi semakin kompleks dan mengarah kepada spesialisasi.
  • Menurut Rogers (1986) perkembangan studi komunikasi sebagai suatu disiplin telah memasuki periode Take Off.
  • Tanda Perkembangan, (1) Jumlah Universitas yg menyelenggarakan pendidikan komunikasi makin banyak dan tidak terhitung di negara maju dan negara berkembang. (2) Asosiasi di bidang ilmu komunikasi juga semakin banyak, (3) Banyaknya pusat penelitian dan pengembangan komunikasi.
5. Periode Teknologi Komunikasi dan Informasi (sekarang)
  • Tandanya, (1) Kemajuan parabola, satelit komunikasi, dan alat - alat komunikasi jarak jauh lainnya. (2) Tumbuhnya industri media yg tidak hanya bersifat Nasional tapi juga Regional dan Global.(3) Semakin gencar pembangunan ekonomi di seluruh negara. (4) Ketergantungan terhadap Ekonomi dan Politik Global / Internasional. (5) Semakin meluasnya Demokrasi (Liberalisasi) Ekonomi dan Politik,
  • Sebagai akibatnya, studi - studi komunikasi yg banyak dilakukan, di fokuskan kepada dampak sosial penggunaan teknologi media komunikasi, arus penyebaran dan pemusatan informasi regional dan global, aspek - aspek politik, ekonomi, informasi, kompetisi antar media. Dampak sosial dari teknologi interaksi seperti komputer, komunikasi manusia.
Sumber Referensi:
http://en.wikipedia.org/wiki/Main_Page