DUNIA PERIKLANAN

DUNIA PERIKLANAN
Periklanan

Jumat, 06 September 2013

4 Elemen Dasar Nilai Saham

Leluhur orang Yunani memperkenalkan bumi, api, air, dan udara sebagai komponen utama dari semua hal. Mereka mengklasifikasikan semua benda sebagai campuran elemen-elemen tersebut. Investasi mempunyai paduan empat elemen dasar yang serupa yang biasanya digunakan investor untuk memilah nilai saham. Pada artikel ini, kita akan melihat ke empat rasio itu dan apa yang diungkapkannya tentang saham.



Rasio harga terhadap nilai buku (P/B) menampilkan nilai perusahaan jika dijual hari ini. Rasio ini berguna untuk diketahui karena banyak perusahaan di sektor industri yang sudah sangat mapan, namun pertumbuhannya cenderung landai, meski masih memiliki nilai aset yang bagus. Nilai buku, biasanya termasuk peralatan, gedung, tanah, aset lain yang bisa dijual, termasuk juga saham ditahan dan obligasi. Dalam perhitungan perusahaan keuangan murni, nilai buku dapat berfluktuasi sehingga saham-sahamnya cenderung mempunyai portofolio aset yang nilainya naik dan turun. Perusahaan industrial cenderung mempunyai nilai buku yang lebih didasarkan nilai aset fisik, yang terdepresiasi dari tahun ke tahun sesuai ketentuan dalam akuntansi. Dalam kasus lain, rasio P/B yang rendah dapat melindungi kita – jika perhitungannya akurat. Ini berarti, investor perlu melihat lebih dalam aset aktual yang diperhitungkan dalam rasio tersebut.

Rasio harga terhadap hasil investasi atau laba bersih saham (P/E) merupakan rasio yang paling banyak diamati. Jika harga saham tiba-tiba melonjak, maka P/E rasio ibarat makanan lezat. Nilai saham bisa meningkat meskipun tanpa peningkatan signifikan pada hasil investasi (earnings). Namun P/E rasio akan menjadi pertimbangan utama untuk memilih saham jika nilainya tetap tinggi. Tapi tanpa adanya laba yang mendukung harga, saham pada akhirnya akan rontok.

Penjelasan tentang hal ini sederhana saja: rasio P/E dapat dianggap sebagai waktu yang dibutuhkan oleh suatu saham untuk mengembalikan investasi yang ditanamkan, jika tak ada perubahan dalam usaha. Suatu saham yang diperdagangkan dengan harga 20 dolar per lembar dengan laba 2 dolar per lembarnya mempunyai rasio P/E 10. Rasio ini kadang-kadang diartikan bahwa jika tak ada perubahan, uang Anda akan kembali dalam tempo 10 tahun. Alasan bahwa saham cenderung mempunyai rasio P/E yang tinggi adalah bahwa investor berusaha untuk memperkirakan saham mana saja yang akan memberikan hasil investasi yang besar dan progresif.  Seorang investor mungkin akan membeli saham dengan rasio P/E 30 jika dia pikir hasilnya akan menjadi dua kali lipat setiap tahun (memperpendek periode pengembalian investasi secara signifikan). Jika hal ini gagal tercapai, maka saham tersebut akan turun kembali menuju rasio P/E yang lebih masuk akal. Jika saham memang dikelola untuk menghasilkan double earnings, maka saham itu cenderung akan terus diperdagangkan dengan rasio P/E yang tinggi. Dalam memilih saham, sebaiknya dengan memperbandingkan saham dari perusahaan dengan industri dan pasar yang sama.

Ada baiknya untuk mempunyai back-up jika pertumbuhan saham melandai. Itulah sebabnya mengapa dividen saham yang dibayarkan menjadi daya tarik banyak investor – bahkan ketika harganya turun Anda tetap mendapatkan bayaran. Pendapatan dividen memperlihatkan berapa banyak yang Anda terima untuk mendapatkan kembali uang Anda. Dengan membagi dividen saham tahunan dengan harga saham akan diperoleh sebuah persentase. Anggaplah persentase tersebut sebagai bunga uang Anda, dengan tambahan kesempatan pertumbuhan melalui apresiasi saham.

Meskipun tampaknya sederhana, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan pada dividen. Dividen yang tidak konsisten atau tertunda pembayarannya di masa lalu berarti pendapatan dividen tak dapat diandalkan. Seperti elemen air, dividen bisa surut dan mengalir, sehingga pengetahuan ke arah mana arus pasang akan mengarah – seperti apakah terjadi peningkatan pembayaran dividen dari tahun ke tahun – penting untuk membuat keputusan dalam pembelian saham. Pembayaran dividen juga bergantung pada industrinya. Pada umunya, perbankan dan perusahaan utilitas banyak memberikan dividen, sementara perusahaan teknologi lebih banyak menginvestasikan kembali hampir seluruh keuntungannya untuk menggenjot pertumbuhan.

P/E, P/B, PEG dan pendapatan dividen sangat sempit berfokus sebagai alat ukur tunggal yang berdiri sendiri. Dengan mengombinasikan metode-metode valuasi tersebut, kita akan dapat menilai saham dengan lebih baik. Jika kita gunakan lebih banyak perangkat pada metode valuasi saham, makin banyak perbedaan akan yang kita temukan. Kendati demikian, dalam dunia investasi, keempat  elemen dan rasio itu kemungkinan tenggelam oleh ribuan alat ukur, namun akan tetap berguna untuk mengetahui apakah suatu saham akan cukup berharga untuk dibeli.

Sumber: www.investopedia.com


Manajemen Investasi

Manajemen investasi adalah manajemen profesional yang mengelola beragam sekuritas atau surat berharga seperti saham, obligasi dan aset lainnya seperti properti dengan tujuan untuk mencapai target investasi yang menguntungkan bagi investor. Investor tersebut dapat berupa institusi ( perusahaan asuransi, dana pensiun, perusahaan dll) ataupun dapat juga merupakan investor perorangan, dimana sarana yang digunakan biasanya berupa kontrak investasi atau yang umumnya digunakan adalah berupa kontrak investasi kolektif (KIK) seperti reksadana

Lingkup jasa pelayanan manajemen investasi adalah termasuk melakukan analisis keuangan, pemilihan aset, pemilihan saham, implementasi perencanaan serta melakukan pemantauan terhadap investasi.
Diluar industri keuangan, terminologi "manajemen investasi merujuk pada investasi lainnya selain daripada investasi dibidang keuangan seperti misalnya proyek, merek, paten dan banyak lainnya selain daripada saham dan obligasi.

Manajemen investasi merupakan suatu industri global yang sangat besar serta memegang peran penting dalam pengelolaan triliunan dollar, euro, pound dan yen.

Market Summary



06/09/2013 15:35:20
JCI Close 4,045.59
chg -5
% -0.1 %
Prv 4,050.86
Op 4,058.46
Hi 4,071.81(+21)
Lo 4,012.68(-38)
Adv 99
Dec 330
Unchg 91
Untrd 186

06/09/2013 15:35:20

Tval Tvol Tfreq
Regular 2,842 B 2,815 M 101,013.0
Negotiated 873 B 556 M 506.0
Cash 0 B 0 M 0.0
Total 3,715 B 3,371 M 101,519.0
Foreign Buy 1,582 B 686 M 23,821.0
Foreign Sell 1,811 B 850 M 26,413.0
Foreign %Total 0 B 0 M 24.7
Foreign Net -229 B -164 M -2,592.0
Relative Index Performance 06/09/2013 15:30:01
Sector last chg %chg 1-week 1-month 3-month 6-month 1-year
COMPOSITE 4050 -1.10 -0.03 % -1.81 % -13.17 % -19.43 % -15.20 % -1.13 %
LQ45 671 1.37 +0.20 % -2.11 % -14.10 % -19.90 % -18.31 % -4.60 %
JII 566 3.70 +0.66 % -1.61 % -11.17 % -17.00 % -13.70 % -1.79 %
KOMPAS100 861 1.13 +0.13 % -1.97 % -14.12 % -20.74 % -18.51 % -4.89 %
MBX 1148 1.14 +0.10 % -1.93 % -13.43 % -19.77 % -16.59 % -2.80 %
DBX 624 -4.89 -0.78 % -1.05 % -11.62 % -17.27 % -5.33 % +10.75 %
AGRI 1836 -9.89 -0.54 % +4.78 % +7.32 % -6.31 % -8.25 % -15.18 %
MINING 1504 5.20 +0.35 % +5.56 % +16.07 % -3.34 % -20.62 % -19.96 %
PROPERTY 336 -5.26 -1.54 % -5.33 % -22.81 % -36.48 % -18.94 % +20.85 %
INFRASTRUC 896 -4.87 -0.54 % -5.80 % -13.46 % -12.91 % -9.56 % +1.31 %
FINANCE 488 -4.09 -0.83 % -2.89 % -17.61 % -22.64 % -22.92 % -6.90 %
TRADE 734 -7.50 -1.01 % -1.02 % -13.48 % -20.12 % -8.44 % +7.40 %
MANUFACTUR 1097 16.07 +1.49 % -0.80 % -13.90 % -19.32 % -12.60 % +1.98 %
CONSUMER 1830 22.04 +1.22 % +0.74 % -10.09 % -14.05 % +6.79 % +16.49 %
BASIC-IND 439 9.00 +2.09 % -0.45 % -18.94 % -27.41 % -25.44 % -0.99 %
MISC-IND 1043 14.66 +1.43 % -4.07 % -15.84 % -20.23 % -26.91 % -16.49 %
IDX30 342 0.85 +0.25 % -2.50 % -15.19 % -19.69 % -18.22 % -4.02 %

Top 10 Foreign Buying 06/09/2013 15:35:20
Stock Last Price Value % Change Change
TLKM 1990 128 B -0.5 % -10
BBRI 6650 103 B -0.7 % -50
BMRI 6650 60 B -2.2 % -150
LPPF 10200 54 B -7.3 % -800
ASII 5600 50 B +0.9 % +50
PGAS 5100 44 B 0.0 % 0
BBCA 8600 44 B 0.0 % 0
KLBF 1260 41 B -2.3 % -30
UNVR 31950 25 B +3.1 % +950
SMGR 12450 22 B +0.8 % +100

Top 10 Foreign Selling 06/09/2013 15:35:20
Stock Last Price Value % Change Change
TLKM 1990 259 B -0.5 % -10
BMRI 6650 103 B -2.2 % -150
PGAS 5100 89 B 0.0 % 0
BBRI 6650 69 B -0.7 % -50
LPPF 10200 60 B -7.3 % -800
ASII 5600 48 B +0.9 % +50
KLBF 1260 45 B -2.3 % -30
BBCA 8600 36 B 0.0 % 0
ASRI 455 29 B -3.2 % -15
AKRA 3550 25 B -1.4 % -50

Top 10 Gainers LQ45 06/09/2013 15:35:20
Stock Last Price % Change Change Value
INCO 2600 +8.3 % +200 113 B
CPIN 2725 +5.8 % +150 81 B
UNVR 31950 +3.1 % +950 98 B
GGRM 36950 +2.6 % +950 32 B
INTP 19100 +2.1 % +400 31 B
MAIN 2675 +1.9 % +50 28 B
BMTR 1680 +1.8 % +30 44 B
BBTN 860 +1.2 % +10 3 B
ASII 5600 +0.9 % +50 135 B
SMGR 12450 +0.8 % +100 58 B

Top 10 Losers LQ45 06/09/2013 15:35:20
Stock Last Price % Change Change Value
MLPL 325 -11.0 % -40 63 B
EXCL 4050 -4.7 % -200 53 B
SSIA 640 -4.5 % -30 22 B
ASRI 455 -3.2 % -15 100 B
LPKR 950 -3.1 % -30 89 B
WIKA 1640 -3.0 % -50 35 B
MNCN 2750 -2.7 % -75 53 B
AALI 20300 -2.4 % -500 61 B
KLBF 1260 -2.3 % -30 116 B
BMRI 6650 -2.2 % -150 268 B

Top 10 Value LQ45 06/09/2013 15:35:20
Stock Last Price Value % Change Change
TLKM 1990 632 B -0.5 % -10
BMRI 6650 268 B -2.2 % -150
BBRI 6650 226 B -0.7 % -50
PGAS 5100 213 B 0.0 % 0
ASII 5600 135 B +0.9 % +50
KLBF 1260 116 B -2.3 % -30
INCO 2600 113 B +8.3 % +200
BBCA 8600 111 B 0.0 % 0
LSIP 1490 109 B 0.0 % 0
ASRI 455 100 B -3.2 % -15


Memahami Option Trading

Banyak trader berpikir bahwa posisi opsi saham (stock option) adalah sebuah substitusi saham yang mempunyai leverage lebih tinggi dan lebih sedikit membutuhkan modal. Secara keseluruhan, opsi dapat digunakan untuk mempertaruhkan arah harga saham, mirip dengan saham itu sendiri. Kendati demikian, opsi mempunyai karakteristik berbeda dengan saham, ada banyak terminologi yang harus dipelajari untuk mulai bertransaksi dengan opsi.

 

Ada dua tipe opsi, yaitu calls dan puts. Ketika membeli opsi call, Anda mempunyai hak tapi bukan kewajiban untuk membeli suatu saham pada harga tertentu (strike price) setiap saat sebelum opsi kadaluarsa. Ketika membeli opsi puts, Anda mempunyai hak namun tidak wajib untuk menjual saham saham pada strike price setiap saat sebelum tanggal kadaluarsa.

Satu perbedaan penting antara saham dan opsi adalah bahwa saham memberi sebagian kecil kepemilikan dalam perusahaan. Sedangkan opsi adalah kontrak yang memberi hak untuk membeli dan menjual saham dengan harga dan waktu tertentu. Perlu diingat bahwa selalu ada dua sisi pada setiap transaksi opsi: pembeli dan penjual. Jadi untuk setiap pembelian opsi call atau put selalu ada orang lain yang menjualnya.

Ketika seseorang menjual opsi, secara efektif ia menciptakan sebuah sekuritas yang sebelumnya tak ada. Hal ini dikenal sebagai “menulis” sebuah opsi dan menerangkan salah satu dari sumber utama opsi, selama perusahaan yang terlibat tidak menerbitkan opsi. Ketika menulis opsi call, Anda mungkin wajib menjual saham pada harga tertentu setiap saat sebelum tanggal kadaluarsa. Ketika menulis opsi put, Anda mungkin wajib membeli saham pada harga tertentu setiap saat sebelum tanggal kadaluarsa.

Transaksi saham dapat dibandingkan dengan berjudi di kasino, dimana kita bertaruh melawan bandar, sehingga ketika semua petaruh mempunyai keberuntungan yang luar biasa, mereka semua bisa memenangi pertaruhan. Transaksi opsi lebih mirip pertaruhan di pacuan kuda, dimana setiap petaruh melawan petaruh lainnya. Dengan demikian transaksi opsi, seperti halnya pacuan kuda, adalah zero-sum­ game (permainan menang-kalah). Jika pembeli opsi menang maka penjual opsi kalah, dan sebaliknya.

Penetapan harga opsi
Harga dari suatu opsi disebut premium. Pembeli opsi tidak bisa merugi melebihi pembayaran premium yang telah dibayar sebagai ikatan kontrak, tak peduli apa yang terjadi terhadap sekuritas yang menjadi dasar transaksi opsi. Dengan demikian risiko pembeli tak pernah melebihi jumlah yang dibayarkan untuk opsi tersebut. Potensi keuntungan, di pihak lain, secara teoritis tidak terbatas.

Sebagai imbalan dari premium yang yang diperoleh dari pembeli, penjual opsi menanggung risiko dari memberikan (jika opsi call) atau mengambil (jika opsi put) bagian saham. Meskipun opsi itu dilindungi dengan opsi lain  atau suatu posisi pada saham yang menjadi basisnya, kerugian penjual bisa tak terbatas, artinya penjual dapat mengalami kerugian lebih banyak daripada premium yang diterima.

Tipe opsi
Anda perlu peduli bahwa ada dua bentuk dasar dari opsi: gaya Amerika dan Eropa. Gaya Amerika, opsi dapat dilaksanakan setiap saaat antara tanggal pembelian dan tanggal kadaluarsa. Sebagian besar opsi yang dipertukarkan-ditransaksikan (exchange-traded option) bergaya Amerika, dan seluruh opsi saham bergaya Amerika. Opsi bergaya Eropa, hanya dapat dilaksanakan pada tanggal kadaluarsa. Kebanyakan opsi indeks bergaya Eropa.

Ketika harga transaksi dari opsi call berada di atas harga saham berlaku, maka opsi call itu menjadi tidak berharga (out of the money), sedangkan jika strike price di bawah harga saham, maka opsi call itu menjadi bernilai (in the money). Opsi put mempunyai pengertian sebaliknya. Menjadi tidak bernilai ketika harga transaksinya di bawah harga saham, dan menjadi bernilai ketika harga transaksinya berada di atas harga saham.

Perlu dicatat bahwa opsi tidak tersedia pada harga berapapun. Opsi saham pada umumnya ditransaksikan dengan strike price dengan interval 2,50 hingga 30 dolar dan dengan interval di atas 5 dolar. Selain itu, hanya strike price yang berada dalam rentang yang masuk akal, di sekitar harga saham berlaku, yang ditransaksikan. Opsi dengan in-or-out-of-the-money terlalu jauh kemungkinan tak akan tersedia di pasar.

Semua opsi saham yang kadaluarsa pada tanggal tertentu, disebut tanggal kadaluarsa. Untuk opsi yang dicatatkan (listed) secara normal, terjadinya transaksi dapat mencapai sembilan bulan sejak tanggal listed. Kontrak opsi jangka panjang, disebut LEAPS, juga dapat terjadi pada banyak saham, dan hal tersebut bisa memiliki tanggal kadaluarsa hingga tiga tahun sejak tanggal listing.

Kadaluarsa opsi secara resmi jatuh pada hari Sabtu, setelah Jumat ketiga pada bulan terjadinya kadaluarsa. Namun, pada praktiknya, secara umum kadaluarsa opsi jatuh pada Jumat ketiga, karena broker biasanya tidak beraktivitas pada hari Sabtu dan pasar tutup. Penyelesaian antar broker kenyataannya sudah terlaksana pada hari Sabtu.

Tidak seperti saham yang memiliki masa penyelesaian tiga hari, opsi diselesaikan keesokan harinya. Untuk melakukan penyelesaian pada tanggal kadaluarsa (Sabtu), Anda harus melaksanakan atau mentransaksikan opsi pada akhir hari Jumat.

Kesimpulan
Sebagian besar trader opsi menggunakan opsiu sebagai bagian dari strategi yang lebih besar berdasarkan pada saham-saham terseleksi. Tapi karena transaksi opsi sangat berbeda dengan transaksi saham, trader saham perlu waktu untuk memahami terminologi dan konsep-konsep opsi sebelum bertransaksi opsi.

Price Target




Target Harga

Seorang analis berpengaruh di Wall Street dapat memberikan saham yang diperdagangkan di $ 60 target harga satu tahun sebesar $ 90. 

Hal yang menarik tentang target harga adalah bahwa tidak ada cara yang pasti untuk menghitung mereka. Sebagai contoh, dua pedagang terpisah memegang saham yang diperdagangkan di $ 60 mungkin memiliki pendapat yang berbeda secara drastis tentang di mana saham akan pergi. Seorang trader dapat menetapkan nya atau target harga nya $ 75, sementara yang lain akan mengaturnya pada $ 120. Target harga adalah fungsi dari toleransi risiko, dan jumlah waktu bahwa seseorang berencana memegang keamanan.

Dalam analisis teknis, pedagang menggunakan alat seperti dukungan sebelumnya dan resistensi, ekstensi Fibonacci dan moving average untuk membantu mereka dalam menentukan target harga yang sesuai.

Target Rate

Tingkat bunga yang dikenakan oleh salah satu lembaga penyimpanan pada penjualan semalam saldo di Federal Reserve kepada lembaga penyimpanan lain, sebagaimana ditentukan oleh Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) Federal Reserve.

Ke-12 anggota yang terdiri dari Komite Pasar Terbuka Federal bertemu selama delapan pertemuan rutin per tahun. Selama pertemuan ini, FOMC ulasan kondisi ekonomi dan keuangan dan menentukan target dana federal. Penurunan tingkat sasaran bisa merangsang pertumbuhan ekonomi, namun aktivitas ekonomi terlalu banyak dapat menyebabkan tekanan inflasi untuk membangun. Kenaikan tingkat membatasi pertumbuhan ekonomi dan membantu mengontrol tekanan inflasi, namun terlalu besar peningkatan bisa mengulur pertumbuhan ekonomi. FOMC mencari target angka yang akan mencapai tingkat maksimum pertumbuhan ekonomi.


FOMC dapat menjadwalkan pertemuan tambahan yang diperlukan untuk menerapkan perubahan dalam target tingkat dana federal. Pada setiap pertemuan FOMC, target dana federal dapat naik, turun atau tetap tidak berubah tergantung pada kondisi ekonomi di Amerika Serikat. Perubahan pada tingkat dana federal dapat mempengaruhi suku bunga jangka pendek lainnya, tingkat bunga jangka panjang, nilai tukar valuta asing, harga saham, jumlah uang dan kredit dalam ekonomi, pekerjaan dan harga barang dan jasa.

Federal Reserve Act 1913 dibebankan Federal Reserve dengan pengaturan kebijakan moneter untuk mempengaruhi ketersediaan dan biaya uang dan kredit.

Target Marketing

Khalayak sasaran adalah khalayak yang menjadi sasaran aktivitas komunikasi organisasi, baik karena organisasi memiliki kepentingan terhadap khalayak tersebut, maupun karena khalayak tersebut adalah aset yang tindak tanduknya dapat menguntungkan maupun merugikan organisasi.

Pentingnya menentukan khalayak sasaran

Dalam aktivitas komunikasi target audiens penting untuk ditentukan karena:
  • Terkait langsung dengan dana. Apabila khalayak yang disasar terlalu luas dilihat dari skala geografis, demografi, dan psikografinya, maka dana akan terpecah belah dikarenakan tidak terfokusnya khalayak yang dituju.
  • Efektivitas pesan. Pesan yang dikirimkan tidak ditangkap atau dimengerti sebagaimana mestinya.
  • Penjadwalan kegiatan.
  • Tercapainya tujuan saat titik yang hendak dicapai luput dari jangkauan.
  • Kemudahan evaluasi aktivitas komunikasi. Saat aktivitas komunikasi sulit untuk dievaluasi tolak ukur tingkat keberhasilannya, maka keberhasilan/ ketidak berhasilan menjadi ambigu.

Menentukan target sasaran

Dalam melakukan penentuan sasaran (targeting) biasanya sebuah organisasi melakukan usaha untuk mensegmentasi pasar dengan mengidentifikasi karakteristik konsumen secara independen.
Umpan balik dari rangsangan aktivitas komunikasi pemasaran yang diberikan organisasi kemudian digunakan dalam menilai bagaimana karakter konsumen mereka yang dibedakan secara geografis, demografi, dan psikografi menyikapi sesuatu.
Setelah didapatkan gambaran, kemudian dilakukan:
  • Identifikasi segmen khalayak atau kelompok yang paling tepat;
  • Menentukan skala prioritas;
  • Memilih media dan teknik humas yang sekiranya paling sesuai;
  • Mempersiapkan pesan-pesan.

Tingkat kesadaran khalayak sasaran

  1. Tidak tahu/sadar (unaware)
  2. Tahu/sadar (aware)
  3. Mengerti (comprehend)
  4. Yakin (convince)
  5. Tergerak (action)
  6. Konsumen (keep sold)
Berdasarkan urutannya dalam kegiatan promosi/kehumasan semakin besar tingkat kesadaran khalayak sasaran maka semakin turun kegiatan promosi/ kehumasan seharusnya dilakukan. Namun seiring waktu dan kegiatan pesaing, maka tingkat aktivitas akan naik kembali untuk mengendalikan tingkat kesadaran masyarakat agar tetap tinggi.